TUJUAN PENDIDIKAN:

Menghasilkan DOKTER MUSLIM yang menguasai pengetahuan dan keterampilan kedokteran/kesehatan dengan baik dan mengamalkan pengetahuan dan keterampilannya tersebut sesuai dengan ISLAM. Mampu mengenali masalah kesehatan secara keseluruhan dan memperagakan keterampilan, mengolah dan menyajikan data yang menunjukkan problema kesehatan, untuk selanjutnya memecahkan dan mengelolanya mulai dari lingkup individu, hingga lingkup keluarga, masyarakat dan kependudukan secara menyeluruh serta dapat memperagakan penghayatan KODE ETIK KEDOKTERAN INDONESIA dan KODE ETIK KEDOKTERAN ISLAM, diantaranya dengan ciri-ciri mempunyai tanggung jawab dan berfungsi sebagai anggota kelompok kerja yang efektif dan efisien dan merawat penderita tanpa diskriminasi sesuai dengan Islam.

LAMA STUDI

Kurikulum dirancang untuk dapat diselesaikan dalam 10 Semester yang terdiri dari 7 semester program sarjana kedokteran dan 3 semester program profesi dokter

KOMPETENSI LULUSAN

Fakultas Kedokteran Universitas YARSI adalah Kurikulum Berbasis Kompetensi, yang meliputi 7 area kompetensi, yaitu:

  1. Komunikasi efektif
  2. Ketrampilan klinis
  3. Landasan Ilmiah ilmu Kedokteran
  4. Pengelolaan Masalah Kesehatan
  5. Pengelolaan Informasi
  6. Mawas diri dan Pengembangan diri
  7. Etika Moral, medikolegal dan profesionalisme serta keselamatan pasien
Dokter dari Universitas YARSI mempunyai dua kompetensi tambahan yaitu : Dokter Muslim dan kemampuan pemecahan masalah
KEGIATAN BELAJAR MENGAJAR

Sistem pendidikan dokter di Fakultas Kedokteran Universitas YARSI dilaksanakan dalam bentuk kegiatan perkuliahan, diskusi, tutorial, praktikum dan skills lab (keterampilan klinik), dengan sistem PBL (Problem Based Learning). Pelaksanaan dan evaluasi kegiatan pendidikan dilaksanakan oleh Pusat Pendidikan Kedokteran (P2K).

Untuk mencapai tujuan pendidikan Dokter di FKUY  sesuai Standar Pendidikan Profesi Dokter dan Standar Kompetensi Dokter Indonesia (KKI, 2006) serta visi dan misi FKUY maka disusun pokok-pokok kebijakan pendidikan Dokter sebagai berikut :

  • Kurikulum disusun dengan mengacu kepada Standar Kompetensi Dokter dan Standar Global Pendidikan Dokter (Global Standard for Basic Medical Education).
  • Kurikulum Berbasis Kompetensi bagi Dokter Layanan Primer yang terintegrasi horizontal dan vertikal antara Ilmu Biomedik, Ilmu Kedokteran Klinik, dan Ilmu Kedokteran Komunitas
  • Pelaksanaan Kurikulum mengutamakan metode pembelajaran aktif self-directed learning dan long-life learning
  • Kurikulum fakultas secara menyeluruh dievaluasi setiap 5 tahun serta dievaluasi periodik setiap tahunnya terhadap pelaksanaan kurikulum.